Sabtu, 10 Mei 2014

Gambaran Diabetes Melitus

Kejadian DM, kini tak lagi dirasakan orang kaya yang memiliki gaya hidup tak sehat, namun penduduk desa pun sudah mengalami hal ini. Belakangan ini DM didaulat sebagai gangguan kesehatan masyarakat dengan kasus yang cukup banyak. Kejadian DM diketahui diawali dengan kekurangan insulin sebagai penyebab utama, namun tak menampik bahwa ketidakmampuan insulin dalam mengatur metabolisme glukosa didaulatmenjadi penyebab DM

DM dibagi menjadi 2 jenis, yaitu DM tipe 1 dan 2. 
DM tipe 1 disebabkan oleh gangguan sel beta pankreas. Sedangkan pada tipe 2 bisa disebabkan oleh berbagai hal mulai dari insulin tidak bekerja secara optimal hingga defek sekresi insulin. Sama halnya dengan penyakit lainnya DM memiliki gejala khas seperti sering kencing, cepat lapar, sering haus, berat badan menurun, sedangkan gejala lainnya seperti mata kabur, kesemutan, gatal di kemaluan pada wanita, mata kabur.

DM dapat disebabkan oleh banyak faktor seperti sosial ekonomi,lingkungan, genetik dan gizi, contohnya saja pada tipe 2 yang merupakan hasil interaksi antara faktor genetik dan faktor lingkungan, dimana faktor lingkungan disini berkaitan dengan 2 faktor utama kegemukan dan kurangnya melakukan aktifitas fisik. dengan mengetahui penyebab dari DM bagi anda yang memiliki keluarga sedarah yang memili DM mungkin dapat dilakukan dengan cara melakukan hidup sehat, dan lakukan pemeriksaan HbA1c. Pemeriksaan HbA1c merupakan gambaran kadar gula darah dalam 3 bulan, dan pada penderita hipertensi terus menerus jaga tekanan darah anda


Beratnya beban penderita diabetes

Diabetes melitus atau dikenal dengan kencing manis merupakan gangguan kesehatan yang berupa kumpulan gejala yang disebabkan oleh peningkatan kadar gula (glukosa) darah akibat kekurangan atau resistensi insulin. Penyakit ini sudah lama dikenal, terutama dikalangan keluarga yang memiliki badan besar baik kegemukan atau obesitas. Bahkan kini DM yang dikenal penyakit yang menyerang orang perkotaan akibat gaya hidup tidak sehat, namun kini DM pun menyerang orang dipedesaan. 

Bahkan dimungkinkan penderita DM terus menerus merangkak naik, bahkan diprediksi terdapat 21 juta penderita pada tahun 2020. Peningkatan ini lebih menonjol pada negara berkembang dibandingkan di negara maju. Dengan tingginya penderita membuat DM menjadi salah satu penyakit tidak menular dengan kasus yang cukup banyak, dan DM juga makin memberi konstribusi yang lebih besar terhadap kematian.

DM cukup menjadi beban kesehatan masyarakat yang cukup berat karena perlu diingat bahwa diabetes tidak bisa disembuhka, namun hanya bisa dikendalikan atau diperlambat agar tidak parah ataupun berlanjut ketahap komplikasi. Komplikasi sangatlah merugikan pasien tidak hanya uang untuk melakukan pengobatan saja, namun produktivitas pun menjadi terganggu. Komplikasi juga akan membengkakan biaya yang harus dibayar pasien untuk mendapatkan pelayanan. Komplikasi sering pula diakhiri dengan kematian.