Senin, 08 Juni 2015

Hai Pria, Ingin Meningkatkan Fungsi Ereksi? Begini caranya

Mengalami disfungsi ereksi tentu menjadi hal yang memalukan bagi para pria sekaligus juga menjadi masalah bagi pasangannya. Disfungsi ereksi kerap mengintai para pria dewasa terutama yang mengalami gangguan kardiovaskular, diabetes ataupun sindrom metabolik. Penelitian belakangan ini telah menemukan salah satu jalan untuk terapi disfungsi ereksi yaitu dengan mengonsumsi statin. Peneliti yakin bahwa obat yang memiliki keunggulan menurunkan kadar kolesterol dan menurunkan serangan jantung ini ampuh untuk mengobati disfungsi ereksi. 
Penelitian yang dilakukan oleh DR. Kostik dalam jurnal Sexual Medicine mengungkapkan bahwa "statin tidak hanya meningkatkan kesehatan kardiovaskular, menurunkan risiko stroke dan serangan jantung saja melainkan statin dapat juga meningkatkan fungsi ereksi pada pria" papar Dr. Kostis. 
Walaupun tak jarang disfungsi ereksi juga disebabkan oleh faktor psikologi. Namun tidak dianjurkan mengonsumsi statin terlebih dahulu sebelum berkonsultasi ke dokter dan yang terpenting ketika mengalami disfungsi ereksi seorang pria harus mengubah gaya hidupnya dan tak lupa untuk berbicara kepada pasangan dan berkonsultasi dengan dokter karena disfungsi ereksi bukanlah akhir dari segalanya. 

Ini Sebabnya Golongan AB Rentan Hilang Ingatan

Kita mengetahui terdapat 4 tipe golongan darah yaitu A, B, AB dan O di mana tipe O dipercaya menjadi golongan darah yang paling banyak dimiliki sedangkan AB merupakan golongan darah yang paling jarang ditemui bahkan diperkirakan di Amerika Serikat golongan darah AB hanya dimiliki oleh 4% dari seluruh total masyarakat. Uniknya dari 4%, 82%nya mengalami masalah ingatan bahkan cenderung kearah demensia. Hal yang mengejutkan tentunya ketika seorang peneliti mengungkapkan bahwa golongan darah memiliki keterkaitan dengan kondisi vaskular seperti stroke. Penemuan ini juga menekankan bahwa masalah pembuluh darah erat kaitannya dengan kesehatan otak. 
Siapa yang menyangka ternyata individu dengan golongan darah AB dipercaya memiliki kadar faktor VIII yang jauh lebih besar ketimbang golongan darah lainnya dimana faktor VIII merupakan protein dalam darah yang membantu pembekuan darah sekaligus yang menyebabkan golongan darah AB lebih cenderung untuk mengalami gangguan kognitif kearah demensia.